Ini Cerita Penemuan Mikrochip yang Diwarnai Pertarungan Hak Paten

Ini Cerita Penemuan Mikrochip yang Diwarnai Pertarungan Hak Paten
JAKARTA - Ahli teknik elektro Jack St. Clair Kilby atau yang dikenal sebagai Jack Kilby merupakan orang yang berhasil mengumpulkan 60 hak paten atas penemuannya. Salah satu temuannya yang bermanfaat namun dapat membahayakan dunia adalah penemuannya atas microchip.

Jack Kilby lahir pada 8 November 1923 di Jefferson City, Missouri dan dibesarkan di Great Bend, Kansas. Kilby merupakan putra dari insinyur listrik yang berkarir di bidang elektronika.

Minat Kilby pada bidang teknik elektro mulai muncul pada saat berada di sekolah menengah atas. Setelah ia melayani sebagai teknisi elektronika di Angkatan Darat AS selama Perang Dunia II, ia mendaftarkan diri dalam program teknik elektro di University of Illinois dan berhasil mendapatkan gelar B.S.

Setelah lulus pada 1947, Kilby bergabung dengan Centralab Division of Union yang berlokasi di Milwaukee, Wisconsin, di mana ia ditempatkan untuk merancang dan mengembangkan sirkuit elektronik miniatur. Sambil bekerja dengan Globe Union, Kilby melanjutkan studinya di University of Wisconsin dan mendapat gelas M.S.

Pada 1952, Centralab mengirim Kilby ke Bell Laboratories di Murray Hill, New Jersey untuk belajar mengenai transistor yang telah ditemukan Bell pada 1947. Ketika kembali ke Centralab, Kilby menemukan ide pembuatan “monolithic idea”, alih-alih menghubungkan komponen terpisah, Kilby memikirkan bagaimana caranya untuk membuat komponen tersebut menjadi lebih kecil dan dapat menghasilkan kemajuan teknis.

Kilby dengan segera menyadari bahwa ia membutuhkan sumber daya dari perusahaan yang lebih besar untuk mengejar tujuan membangun miniaturizing circuits. Kemudian, pada 1958, Jack Kilby mulai bekerja untuk Texas Instruments of Dallas (TI), di mana ia menemukan microchip.

Pada Februari 1959, TI mengajukan permohonan hak paten atas sirkuit terpadu monolitik. 4 bulan kemudian, Robert Noyce dari Fairchild Semiconductor Corporation mengajukan permohonan hak paten untuk perangkat yang dasarnya sama dengan yang dibuat oleh Kilby.

Sirkuit terpadu monolitik buatan Kilby menggunakan germanium dan Noyce menggunakan silikon sebagai bahan semikonduktor. Kemudian, pengadilan memberikan hak paten kepada Kilby dan Texas Instrumen untuk rangkaian elektronik mini, sedangkan Robert Noyce dan Fairchild Semiconductor Corporation menerima hak paten atas sirkuit terpadu berbasis silikon.

Kedua perusahan tersebut dengan bijaksana memutuskan untuk melakukan cross-license teknologi mereka setelah beberapa tahun melakukan pertarungan hukum atas hak paten. Pada 1961, sirkuit terpadu pertama yang tersedia secara komersial berasal dari Fairchild Semiconductor Corporation.

Semua komputer kemudian mulai dibuat menggunakan chip dan bukan masing-masing transistor dan bagian asalnya. Texas Instruments pertama kali menggunakan chip di komputer Angkatan Udara dan Rudal Minuteman pada 1962.

Mereka kemudian menggunakan chip tersebut untuk menghasilkan kalkulator portabel pertama. IC asli hanya memiliki satu transistor, tiga resistor, dan satu kapasitor dan berukuran jari kelingking orang dewasa.

Jack Kilby memegang hak paten atas lebih dari enam puluh penemuan dan juga dikenal sebagai penemu kalkulator portabel pada 1967. Sedangkan pada 1970, Kilby dianugerahi National Medal of Science.

Sedangkan Robert Noyce memegang enam belas hak paten atas namanya, yaitu mendirikan Intel, perusahaan yang bertanggungjawab atas penemuan mikroprosesor, pada 1968. Namun bagi kedua pria tersebut, penemuan sirkuit terpadu berdiri secara historis sebagai salah satu inovasi terpenting umat manusia. Hampir semua produk modern menggunakan teknologi chip.


Dikutip dari techno.okezone.com