Nih DeliveComp punya berita update teknologi buat para agan-agan yang haus akan perkembangan IT terbaru.
DeliveComp adalah situs/web penyedia berita terupdate yang dikutip dari sumber terpercaya (lihat sumbernya di bawah artikel) dan juga sebagai penyedia layanan jasa komputer baik instal ulang, service dan maintenance. Silahkan menikmati berita yang DeliveComp sajikan, semoga bermanfaat bagi agan-agan semua.
JAKARTA - Sebuah program jahat berupa ransomware bernama DoubleLocker menyerang perangkat Android dengan menyandera data di dalamnya. Ransomware ini melancarkan aksinya dengan mengubah PIN perangkat.
"Muatannya bisa mengubah PIN perangkat, mencegah korban mengakses perangkat mereka dan mengenkripsi data korban," ungkap peneliti malware ESET, Lukas Stefanko dikutip dari The Register, Kamis (19/10/2017).
DeliveComp | Berita IT Update | Jasa Komputer | DeliveComp
DoubleLocker menyalahgunakan layanan aksebilitas Android yanh merupakan trik yang cukup populer di kalangan penjahat dunia maya. Meski demikian serangan yang dilakukan oleh DoubleLocker diakui Lukas belum pernah terlihat di ekosistem Android.
Ransomware itu menyebar dengan cara yang sama seperti induk PC, misalnya sebagai pembaruan Adobe Flash Player palsu yang didorong melalui situs web yang terinfeksi.
Saat dijalankan, aplikasi akan meminta aktivasi aksesibilitas Google Play Service. Setelah mendapatkan izin akses, ransomware akan menggunakannya untuk mengaktifkan otorisasi perangkat dan dengan sendirinya mengatur aplikasi di Home.
"Mengatur dirinya sendiri menjadi aplikasi Home bawaan merupakan trik yang meningkatkan kekuatan ransomware. Walaupun pengguna mengklik tombol home, ransomware akan tetap aktif dan perangkat akan terkunci lagi," imbuh Lukas.
DeliveComp | Berita IT Update | Jasa Komputer | DeliveComp
Sekali bersarang di perangkat yang terinfeksi, DoubleLocker dapat memeras penggunanya untuk membayar sejumlah tebusan. Pertama ia akan mengubah PIN l, kemudian memblokir pemiliknya agar tak bisa menggunakan perangkat tersebut.
Kedua, DoubleLocker mengenkripsi semua data yang tersimpan di penyimpanan utama Android dengan menggunakan algoritma enkripsi AES. Korbannya akan diminta mentransfer bitcoin senilai 0,0130 atau sekira USD54.
Jika Anda menjadi salah satu korban kejahatan DoubleLocker, satu-satunya cara terbaik untuk menghindar dari sanderaan tersebut ialah melakukan setelan pabrik.
Jangan lupa like
Fanspage DeliveComp di https://www.facebook.com/delivecomp/
Follow Twitter DeliveComp di @DeliveCOMP
Follow Google+ di Delive Comp
Sumber dari techno.okezone.com

ConversionConversion EmoticonEmoticon