Waduh! Google Play Protect Ternyata Lemah Tangkal Malware

Waduh! Google Play Protect Ternyata Lemah Tangkal Malware
Nih DeliveComp punya berita update teknologi buat para agan-agan yang haus akan perkembangan IT terbaru. DeliveComp adalah situs/web penyedia berita terupdate yang dikutip dari sumber terpercaya (lihat sumbernya di bawah artikel) dan juga sebagai penyedia layanan jasa komputer baik instal ulang, service dan maintenance. Silahkan menikmati berita yang DeliveComp sajikan, semoga bermanfaat bagi agan-agan semua.

JAKARTA - Google Play Protect ternyata tak cukup ampuh untuk menghalau serangan malware di Android. Bulan lalu, perusahaan penguji software asal Jerman AV-Test menyusupkan malware ke 20 aplikasi antivirus di Android.

Saat malware tersebut disusupkan pada enam dari 20 software yang menjadi objek percobaan, rata-rata dari aplikasi tersebut dapat dengan tepat memberikan tanda sebagai program jahat atau mencegahnya untuk bekerja.

Sementara itu delapan lainnya bahkan memiliki penilaian yang lebih baik. Kebanyakan dari aplikasi tersebut memiliki nilai pemindaian hingga 99%.

DeliveComp | Berita IT Update | Jasa Komputer | DeliveComp

Sayangnya, Google Play Protect hanya mampu mendeteksi 65,8% ancaman malware di Android yang dikutip dari The Register, Kamis (26/10/2017).

AV-Test juga turut menyusupkan jenis malware yang cukup lawas. Lagi-lagi Google Play Protect masih kewalahan dalam menangkalnya.

Sebanyak 13 aplikasi dari 20 yang diuji, memiliki penilaian hingga 100% sementara Google Play Protect hanya mampu mengidentifikasinya sebanyak 93%. Kode Google bahkan hanya mampu memperoleh 79,2%.

DeliveComp | Berita IT Update | Jasa Komputer | DeliveComp

Google Play Protect merupakan sistem yang diperkenalkan oleh Chocolate Factory. Google kemudian membeli sistem keamanannya untuk melindungi aplikasi di Android dari serangan program jahat.

Kemungkinan performa tak memuaskan Google Play Protect disebabkan oleh penggabungan banyak tool dalam satu label yang sama seperti anti-malware, serta penguncian dan pemulihan perangkat yang masih belum bekerja dengan baik.

Jangan lupa like
Fanspage DeliveComp di https://www.facebook.com/delivecomp/
Follow Twitter DeliveComp di @DeliveCOMP
Follow Google+ di Delive Comp

Sumber dari https://techno.okezone.com

1 komentar: